Sejarah Hidroponik

Bertanam tanpa tanah atau soilless telah dimulai pada tahun 1627 melalui tulisan Francis Bacon yang berjudul Sylva Sylvarum. Pada tahun 1699 John Woodward melakukan penelitian lebih lanjut dan menemukan hasil bahwa ,tanaman yang ditanam pada air murni tidak mendapatkan hasil maksimal dibanding dengan tanaman yang ditanam pada air keruh.

Penelitian terus berkembang hingga pada tahun 1842, Julius Von Sachs dan Wilhelm Knop berhasil menemukan sembilan elemen mineral yang dibutuhkan oleh tanaman. Penelitian tentang cara tanam ini mencapai puncaknya pada tahun 1940, setelah Frederick Gericke dari Universitas California berhasil menumbuhkan tanaman tomat setinggi dua puluh lima kaki dengan larutan nutrien tertentu. Kemudian dia mempublikasikan tulisanya yang berjudul Complete Guide to Soil less Gardening.

Published by Safari Munjin

Check my story here http://munjinsblog.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *